Akhir Drama PSSI dan Shin Tae-Yong

0
24

Akhirnya, konflik drama antara PSSI dan Shin Tae-Yong telah selesai. Pelatih asal Korea Selatan itu dipastikan akan tetap menjadi pelatih Timnas Indonesia. Shin Tae-Yong sempat mengeluhkan bahwa ia merasa komitmen PSSI sudah tidak sama seperti pada masa awal ia melatih Timnas Indonesia.

Salah satu faktornya adalah ketika PSSI tidak mau menggelar pemusatan latihan Timnas Indonesia U-19 di Korea Selatan. Bahkan PSSI menyarankan Shin untuk segera datang dan memulai pemusatan latihan di Tanah Air.

Sebelumnya, PSSI memang sempat menjanjikan untuk melakukan pemusatan latihan di luar negeri seperti di Jerman hingga Korea. Bahkan pemerintah sendiri pun sudah siap memberikan bantuan finansial untuk mendukung kepentingan Timnas Indonesia.

“Sejak pertengahan bulan lalu, kami menggelar latihan online bersama dengan lebih dari 40 pemain Timnas Indonesia U-19. Program kerja sudah disusun sampai Mei 2021, salah satunya pemusatan latihan di Jerman pada April,” kata Shin Tae-Yong

“Sayang (gagal digelar) karena pandemi COVID-19 merebak. Sekarang saya ingin menggelar latihan di Korea saja. Timnas Korsel bisa berbuat banyak di Piala Dunia 2002 karena persiapan dengan menghadapi tim-tim kuat,” tambahnya.

Bukannya tak mau latihan di Indonesia, Shin khawatir dengan parahnya kondisi virus Corona di dalam negeri. Ia menilai berlatih di Korea lebih masuk akal karena penyebaran corona di Negeri Ginseng memang relatif lebih terkendali.

PSSI kemudian membentuk Satuan Tugas Timnas Indonesia untuk memudahkan pemantauan Timnas Indonesia di berbagai kelompok usia yang sudah memiliki banyak agenda.

Di sisi lain, ada yang berpendapat bahwa pembentukan tim Satgas tersebut hanyalah akal-akalan PSSI untuk menjatuhkan Shin. Hal itu terbukti ketika ketua Satgas Timnas Indonesia, Syarif Bastaman, mengancam Shin dengan pemecatan jika ia menolak datang ke Indonesia.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here