Angel 19 Tahun Tewas Jadi Simbol Perlawanan atas Militer Myanmar

0
567

Tewasnya remaja putri yang ditembak oleh aparat di Myanmar membuat warga di negara itu berduka mendalam. Kyal Sin yang dikenal dengan nama Angel baru berusia 19 tahun. Dia ikut dalam demonstrasi memrotes kudeta di negara itu dan sikap represif Junta Militer.

Dilansir BBC, gadis berusia 19 tahun itu tewas dalam demonstrasi dan kini dianggap sebagai pahlawan. Penghormatan bagi Angel beredar di media sosial. Keberaniannya menjadi semangat bagi masyarakat yang antikudeta militer itu.

Kerumunan dan massa berdatangan pada saat pemakaman Angel di Mandalay. Saat ditembak hingga tewas, Angel menggunakan kaus dengan tulisan “Everything will be Ok”. Orang-orang yang hadir di pemakamannya bernyanyi bersama dan menangis membuat suasana merinding.

Sejak melakukan kudeta pada 1 Fberuari 2021 lalu, Junta militer Myanmar diprotes terus-menerus. Militer diminta mengakhiri perebutan kekuasaan yang tak konstitusional itu dan membebaskan pemimpin Myanmar yang terpilih lewat pemilihan.

Diketahui sudah lebih dari 54 orang dilaporkan tewas akibat kekerasan aparat militer di Myanmar sebagaimana dicatat oleh Kantor HAM PBB. Rabu pekan ini adalah aksi massa yang paling berdarah dengan adanya total 38 orang tewas termasuk Angel. Protes masih terjadi di berbagai kota.

Komisioner HAM PBB Michelle Bachelet meminta agar aparat keamanan menghentikan aksi kekerasan yang mereka lakukan terhadap massa demonstran. Negara-negara di dunia kini makin banyak yang mengecam aksi kekejaman militer di Myanmar tersebut.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here