Bukan Hanya PCR, Ahli Dorong Harga Tes Antigen Turun sampai Rp80 Ribu

0
168

Presiden Jokowi meminta harga tes swab PCR untuk mengidentifikasi keberadaan SARS-CoV-2 diturunkan. Dari batasan paling mahal Rp 900 ribu jadi ke kisaran Rp 450-550 ribu.

Hal ini sangat penting demi meningkatkan kemauan warga untuk tes apabila merasa ada gejala atau kontak langsung dengan pasien corona. Apalagi di India, tes PCR hanya senilai Rp 96 ribuan.

Chairman JDN Indonesia dr Andi Khomeini Takdir atau akrab disapa dokter Koko mendukung hal tersebut. Namun ia juga mendorong agar harga tes antigen juga ditekan.

“Saya usulkan juga agar harga rapid antigen Rp 80-120 ribu,” kata dokter Koko di akun Twitternya, Senin (16/8).

Dengan begitu tracing bisa dilakukan dengan lebih cepat. Warga di desa-desa pun tak kesulitan apabila ingin tes antigen.

Rapid Test Antigen-Swab merupakan salah satu cara untuk mendeteksi adanya materi genetik atau protein spesifik dari Virus SARS CoV-2.

“Semoga bisa segera diterapkan dan bantu warga Indonesia hingga ke pelosok untuk lebih bisa mengantisipasi wabah,” tutup dia.

Sebelumnya, Direktorat Jenderal Pelayanan Masyarakat menetapkan batasan tarif tertinggi pemeriksaan Rapid Test Antigen-Swab sebesar Rp. 250 ribu untuk Pulau Jawa dan Rp 275 ribu untuk di luar Pulau Jawa. Ketetapan ini tertuang dalam Surat Edaran No HK.02.02/I/4611/2020 yang dikeluarkan per tanggal 18 Desember 2020.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here