Demo 11 April Berakhir Ricuh, BEM SI Sebut Bukan Ulah Mahasiswa

0
37

Theindopost.com- Koordinator Media Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Seluruh Indonesia (SI), Luthfi menegaskan kericuhan yang terjadi dalam aksi demo 11 April bukan ulah kelompok mahasiswa.

Setelah aspirasi diterima dengan baik massa dari BEM SI membubarkan diri, kemudian mulai muncul keributan dan kerusuhan.

Luthfi menyebut kerusuhan itu bukan terjadi oleh massa BEM SI , tetapi oleh oknum provokator dan penyusup.

“Kerusuhan itu bukan oleh kami dari BEM SI, aksi kami damai dan sudah tersampaikan aspirasinya dengan baik, Setelah kami bubar baru mulai berdatangan oknum provokator dan penyusup,” katanya dalam keterangan resmi, Senin (11/4/2022).

Luthfi menilai demonstrasi berjalan dengan baik dan damai karena mendapatkan pengawalan yang ketat oleh aparat kepolisian sehingga aspirasi BEM SI dapat tersampaikan dengan baik kepada Pimpinan DPR.

“Alhamdulillah aksi hari ini berjalan dengan lancar dan kondusif, kami mulai aksi pukul 12.00 WIB dan bubar pada pukul 15.30 WIB,” tuturnya.

Aksi BEM SI ini merupakan lanjutan dari aksi BEM SI pada 28 Maret 2022 lalu, yang intinya menolak wacana penundaan Pemilu 2024 atau amendemen pemilu, mengkaji ulang UU IKN, dan menjaga stabilitas harga bahan pokok.

Aspirasi BEM SI ini diterima langsung oleh Pimpinan DPR RI, Sufmi Dasco, Rahmat Gobel, dan Lodewijk didampingi Kapolri RI, Jenderal Listyo Sigit Prabowo.

Dalam orasi di depan pimpinan DPR dan Kapolri, Koordinator Pusat BEM SI Kaharuddin mengungkapkan bahwa aspirasi ini murni dari suara rakyat untuk disampaikan ke wakil rakyat.

“Kami meminta pimpinan DPR di sini mewakili suara rakyat bukan suara partai politik,” kata Kahar. 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here