Borussia Dortmund berhasil menang dengan skor 2-1 saat menjamu lawannya PSG dikandangnya sendiri. Erling Haaland mencetak satu gol dan menjadikan dirinya sebagai top skor UCL dengan 10 gol saat ini.

Pada babak penyisihan grup Liga Champions lalu, Erling Haaland berhasil mengemas 8 gol saat masih bersama Salzburg. Kini dirinya sudah mencatatkan 10 gol didaftar top skor UCL bersanding bersama Lewandowski penyerang dari Bayern Munchen.

Menghadapi PSG yang diisi pemain bintang, Borussia Dortmund turun dengan formasi 3-4-3. Di depan, Haaland dikombinasikan dengan Thorgan Hazard dan Jadon Sancho. Trio ini kalah mentereng jika dibandingkan trisula yang mengisi lini depan PSG: Angel Di Maria, Neymar, dan Kylian Mbappe.

Dortmund secara keseluruhan memiliki 47 persen penguasaan bola dibandingkan PSG. Namun, BVB lebih efektif dalam menghasilkan peluang terbukti memiliki statistik dengan 12 tembakan, dan 3 di antaranya tepat sasaran. Sebaliknya, PSG hanya 10 percobaan, dengan 3 di antaranya mengarah ke gawang Roman Burki.

Setelah skor kacamata bertahan hingga babak pertama usai, Dortmund berhasil mengoyak gawang Keylor Navas saat pertandingan berjalan 69 menit. Tembakan Raphael Guerreiro yang diblok, terlontar ke arah Erling Haaland. Sang penyerang menunjukkan jiwa predatornya dengan memanfaatkan bola itu jadi gol.

PSG memberikan respons cepat. Tak lama 6 menit berselang, Neymar menyamakan kedudukan. Bermula dari kecepatan Mbappe dalam menggiring bola dan melewati bek tuan rumah, sang penyerang mengirim umpan silang datar yang tinggal dituntaskan oleh Neymar.

Namun, pada menit ke-77, petaka datang menghampiri PSG. Haaland kembali membuat Dortmund unggul. Mendapatkan bola dari Giovanni Reyna, ia membuka jalur di luar kotak penalti PSG, lantas mengirim tembakan sekali lagi menaklukkan Keylor Navas. Skor 2-1 ini bertahan hingga 90 menit. PSG tidak dapat merespons apa pun, ketika Tuchel tetap menyimpan Edinson Cavani, Mauro Icardi, hingga Julian Draxler di bangku cadangan.

Jika ingin lolos ke babak berikutnya, PSG cukup menang 1-0 di leg kedua yang digelar di Parc des Princes pada 12 Maret 2020. Namun, klub Paris punya pengalaman buruk selalu tereliminasi di 16 besar dalam tiga musim terakhir.

Sumber: tirto.id

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here