Hotman Paris: Karyawan Alfamart Bagikan Fakta, Tak Bisa Dijerat UU ITE

    0
    87

    Theindopost.com- Hotman Paris resmi ditunjuk sebagai pengacara Alfamart dalam kasus dugaan pencurian dan intimidasi terhadap karyawan Alfamart Sampora, Cisauk, Tangerang.

    Hotman Paris menilai kliennya tidak bisa dijerat dengan UU ITE karena menyebarkan video terlapor usia mengambil cokelat di Alfamart.

    Hotman Paris mengatakan pegawai Alfamart yang diintimidasi oleh terlapor bernama Mariana itu membagikan video pencurian yang dilakukan terlapor ke grup WhatsApp kantor. Kliennya bukan orang yang menyebarkan ke media sosial.

    “Dia share di grup WA (WhatsApp) dan WA itu bukan termasuk (media sosial), itu tidak bisa diakses publik ya,” kata Hotman, Senin (15/8).

    Selain itu, Hotman mengatakan apa yang dibagikan oleh pihak karyawan Alfamart merupakan sebuah fakta. Dia menyebut seseorang tidak bisa dijerat UU ITE jika membagikan informasi yang bersifat fakta.

    “Postingan dari pegawai Alfamart kan berdasarkan UU ITE dengan SKB 3 Menteri bahwa kalau faktanya benar, di-posting di medsos itu bukan pencemaran nama baik,” terang Hotman.

    Kasus perempuan yang mengancam karyawan Alfamart setelah ketahuan mencuri cokelat berbuntut panjang. Pihak Alfamart melaporkan perempuan tersebut.

    “Dari pihak Alfamart sedang membuat laporan di polres,” kata Kapolres Tangerang Selatan AKBP Sarly Sollu saat dihubungi, Senin (15/8/2022).

    Sarly mengatakan ada dua laporan polisi yang tengah dibuat pihak Alfamart. Dua laporan itu terkait dengan tindakan pencurian dan pengancaman.

    “Dari pelapor tadi akan membuat dua LP (laporan polisi). Satunya pencurian dan lainnya intimidasi,” terang Sarly.

    Lebih lanjut Sarly mengatakan pihaknya akan melakukan penyelidikan menyeluruh perihal duduk perkara kasus tersebut. Laporan dari pihak Alfamart pun nantinya akan segera diselidiki.

    “Segera akan dilakukan penyelidikan,” ujar Sarly.

    LEAVE A REPLY

    Please enter your comment!
    Please enter your name here