Jumlah Penumpang di Pelabuhan Merak Alami Lonjakan Kenaikan

0
14

Sejak pada awal Juni 2020, penerapan new normal sudahd dilakukan. Banyak warga yang antusias dengan hal ini. Mereka berbondong-bondong mulai melakukan aktivitas di luar rumah. Ada yang bersepeda, ada yang jalan-jalan, ada yang pergi ke luar kota dan sebagainya.

Pelabuhan Merak juga kena imbasnya. Pasalnya penumpang kapal ferry lisntasan Merak-Bakauheni, yang menghubungkan Pulau Jawa dan Sumatera mengalami kenaikan secara siginifikan.

Direktur Utama PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) Ira Puspadewi mengatakan, ASDP kembali membuka layanan penjualan tiket untuk penumpang pejalan kaki dan kendaraan penumpang mulai 11 Juni 2020. Pengguna jasa hanya bisa membeli tiket secara online sejak 1 Mei 2020.

“Sejak layanan tiket online dibuka kembali, terjadi kenaikan signifikan di lintasan Merak-Bakauheni. Tren masyarakat yang biasanya melakukan perjalanan dari Jakarta ke wilayah Sumatera menggunakan pesawat, kini lebih banyak yang menyeberang dengan mobil pribadi pada saat akhir pekan,” tuturnya melalui keterangan tertulis, Senin (29/6).

Data menyebutkan untuk penumpang pejalan kaki naik 875 persen menjadi 1.137 orang sejak tanggal 11 Juni-26 Juni 2020, atau rata-rata jumlah penumpang sebanyak 807 orang per hari. Lalu, sepeda motor terjadi kenaikan sebesar 411 persen menjadi 831 unit pada periode sama atau rata-rata 525 motor per hari, dan untuk kendaraan kecil terjadi kenaikan sebesar 298 persen menjadi 1.870 unit atau rata-rata 1.255 mobil per hari.

Menurut Ira, di situasi new normal seperti ini, penjualan tiket online bisa menjadi keniscayaan. Sebab masyarakat menjadi semakin mandiri, mudah, aman dan harga tiket yang tidak mahal.

“Dengan sistem online ticketing ferizy.com, pengguna jasa tidak perlu mengantre untuk membeli tiket di pelabuhan dan turut mendukung protokol kesehatan new normal yakni physical distancing karena tidak ada lagi kontak fisik dengan petugas untuk mencegah penyebaran COVID-19. Kini penumpang dapat membeli tiket di mana saja, mulai H-60 melalui www.ferizy.com atau aplikasi Ferizy yang dapat diunduh di Google Playstore,” terangnya.

Jika melakukan pembelian sendiri, pengguna jasa dapat melakukan pembayaran dengan metode transfer yang hanya dikenakan biaya admin bank yang berkisar Rp 2.500 hingga Rp 3.000.

Transaksi pembayaran juga dapat dilakukan mulai dari transfer virtual account (BRI, BNI, Bank Mandiri, dan Bank Permata atau melalui Modern Channel dengan kode Finpay di mana dapat dibayar melalui ATM atau mobile atau internet banking melalui menu pembayaran telepon (Telkom).

“Kami akan terus mengembangkan kerjasama dengan mitra penjualan maupun mitra pembayaran lainnya untuk memberikan opsi kemudahan bagi pengguna jasa layanan penyeberangan ASDP,” katanya menandaskan.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here