Mengaku Jadi BA DNA Pro, Ivan Gunawan Kembalikan Rp900 Juta

0
39

Theindopost.com- Publik figur Ivan Gunawan mengembalikan ratusan juta rupiah ke Badan Reserse Kriminal (Polri). Uang tersebut merupakan bayaran Ivan sebagai brand ambasador investasi bodong aplikasi robot trading DNA Pro.

“Yang dikembalikan Rp921.700.00,” ujar Kasubdit I Dittipideksus Polri Kombes Yuldi Yusman, saat dikonfirmasi, Kamis, 14 April 2022.

Yuldi menjelaskan nilai kontrak Ivan Gunawan dan DNA Pro selama tiga bulan Rp1.090.000.000. Namun, uang yang dikembalikan telah dipotong untuk member DNA Pro.

“Dipotong karena dia (Ivan) seolah-olah membuka akun (DNA Pro). Seolah-olah jadi member,” jelasnya.

Baca: Ivan Gunawan: Saya Brand Ambassador DNA Pro

Sementara itu, Ivan Gunawan mengaku uang tersebut dikembalikan atas inisiatifnya. Ia juga tidak peduli dengan kerugian yang ia terima.

“Buat saya yang berharga adalah bahwa masih banyak rezeki halal yang bisa saya dapatkan lain waktu,” kata Ivan di Gedung Bareskrim.

DNA Pro merupakan satu dari 336 perusahaan robot trading yang diblokir Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (Bappebti) Kementerian Perdagangan (Kemendag). DNA Pro sudah dilaporkan sejumlah korban ke polisi. Kerugiannya mencapai Rp97 miliar.

Penyidik menetapkan 12 tersangka dalam kasus ini, Mereka, YS, RU, RS, RK, FR, AB, ZII, JG, ST, FE, AS dan DV. Sebanyak enam di antaranya sudah ditangkap, sisanya masih dalam pengejaran.

Tersangka dijerat dengan Pasal 106 juncto Pasal 24 dan atau Pasal 105 juncto Pasal 9 Undang-Undang (UU) Nomor 7 Tahun 2014 tentang perdagangan. Lalu, Pasal 3, Pasal 5 juncto Pasal 10 UU Nomor 8 Tahun 2010 tentang Pemberantasan dan Pencegahan Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU).

Para korban melaporkan kasus ini ke Bareskrim Polri pada 28 Maret 2022. Sebanyak 122 korban melapor dengan kerugian hingga Rp17 miliar.

Para korban yang melapor sempat menyeret nama artis seperti Ivan Gunawan hingga pasangan Lesti Kejora dan Rizky Billar karena ikut mempromosikan DNA Pro.

“Yang kami laporkan, baik itu CEO-nya, owner-nya maupun terkait dengan founder dan leader founder-nya. Karena ada beberapa ownernya dan leadernya adalah publik figur,” kata Perwakilan kuasa hukum korban DNA Pro, Zaenul Arifin beberapa waktu lalu.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here