Menkes Sebut Ada 3 Ribu Positif Covid Jalan-jalan ke Mal

0
15

Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin menyebut sebanyak 3.830 orang yang terpapar virus corona (Covid-19) terpantau masih berkeliaran di mal. Hal itu menurutnya diketahui dari hasil pemantauan aplikasi PeduliLindungi.

Budi menyebut, status warga yang hasil pemeriksaan terkonfirmasi covid-19 akan secara otomatis menjadi hitam. Dengan begitu, aktivitas tracing menurutnya lebih mudah dilakukan pemerintah saat ini.

“Kita bisa lihat, surprisingly, tetap saja ada 3.830 orang yang masuk kategori hitam, hitam itu artinya positif covid-19 tapi masih jalan-jalan. Masih masuk mal 3 ribu orang, masih masuk ke Bandara 43 orang, masih naik kereta juga 63 orang, masih masuk restoran 55 orang,” kata Budi dalam Rapat Kerja bersama Komisi IX DPR yang disiarkan melalui kanal YouTube DPR RI, Senin (13/9).

Budi menyayangkan temuan itu, sebab seharusnya mereka yang terkonfirmasi positif Covid-19 sudah seharusnya menjalani isolasi mandiri baik di tempat isolasi terpusat maupun rumah masing-masing.

Namun di sisi lain, Budi menyebut temuan itu menjadi bukti bahwa aplikasi PeduliLindungi yang saat ini menurutnya telah dipakai 29 juta pengguna mampu membantu dalam pencegahan penularan kasus covid-19 secara masif.

“PeduliLindungi ini juga bisa sebagai fungsi tracing. Begitu mereka check in, kita tahu mereka ada di mana, jam berapa. Kalau positif kita bisa cepat melakukan tracing, siapa saja yang ada di jam itu di lokasi itu,” kata dia.

Perihal status warna dalam aplikasi PeduliLindungi, dilansir dari laman covid19.go.id, warna merah digunakan untuk menandai bahwa warga akan dilarang masuk pusat perbelanjaan. Mereka juga dianjurkan untuk segera melakukan vaksinasi.

Kemudian, warna hijau menunjukan bahwa seseorang dapat melakukan aktivitasnya di ruang publik, maka petugas akan memperbolehkan masuk mal. Lalu warna oranye berarti seseorang diizinkan masuk areal public atau mal dengan menyesuaikan kebijakan pengelola tempat, serta akan dilakukan tes lanjutan.

Sementara warna hitam digunakan untuk menandai pasien positif virus corona atau kontak erat. Koordinator PPKM Jawa-Bali Luhut Binsar Pandjaitan sebelumnya mengatakan penggunaan warna hitam dilakukan agar pasien Covid-19 tidak berkeliaran di tempat umum seperti mal, sentra olahraga, dan tempat makan atau restoran.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here