Nelayan Temukan Serpihan Pesawat, Diduga Puing Roket Milik Cina

0
170

Tim gabungan TNI, Polri, Basarnas dan KSOP sudah sampai di lokasi penemuan benda mirip serpihan pesawat, tepatnya di Teluk Ranggau, Desa Sungai Cabang, Kecamatan Kumai, Kabupaten Kotawaringin Barat, Kalimantan Tengah.

Kapolda Kalteng Irjen Pol Dedi Prasetyo melalui Kabid Humas Polda Kalteng Kombes Pol Hendra Rochmawan menerangkan bahwa dari tinjauan tim di lokasi ditemukan benda mirip serpihan pesawat dengan panjang 8 meter dan diameternya sekitar 5 meter.

“Benda yang ditemukan itu berbentuk setengah tabung dengan panjang sekitar 8 meter dan diameternya 5 meter. Serpihan tersebut berbahan fiber atau plat alumunium,” ujar Hendra.

Selain itu, tim juga menemukan logo atau lambang pada serpihan tersebut berbentuk bintang dan berwarna kuning pada sisi yang yang satu serta logo bintang pada sisi yang lainnya serta terdapat tulisan CNSA atau China National Space Administration.

“Ada temuan pendukung lainnya berupa elektrik plak dengan kode YF 19-46 TJa WFC, kode YF 19-46 TJa WFC2 dan terdapat 2 jenis plak tanda kode. Selain itu ditemukan juga benda diduga elektrik selenoid dengan kode BLS 300-C-34-1-19C dan serpihan hanicom dari alumunium,” jelas Hendra.

Sementara itu, pada kesempatan yang berbeda Kapolres Kotawaringin Barat AKBP Devi Firmansyah menambahkan benda mirip serpihan pesawat tersebut diperkirakan puing Roket China.

“Diperkirakan serpihan benda mirip badan pesawat tersebut merupakan bagian dari badan Roket milik China yang meledak di angkasa dan jatuh di perairan laut Jawa lalu dibawa ombak hingga ke terdampar di Teluk Ranggau,” ujar Devy.

Devy mengatakan saat ini pihaknya masih menunggu tim KNKT Sedangkan puing mirip badan pesawat dan temuan lainnya sudah diamankan di Pos AL Kumai.

Sebagaimana diberitakan sebelumnya bahwa penemuan benda mirip badan pesawat oleh warga setempat sempat membuat heboh public tanah air beberapa hari lalu. Informasi yang tersebar melalui media sosial tersebut langsung direspon cepat oleh tim gabungan untuk melakukan penelusuran lebih lanjut.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here