Pertamina Jamin Stok BBM di Papua Barat Termasuk Kota Sorong Aman

0
293

PT Pertamina Patra Niaga Sub Holding Commercial an Trading Regional Papua Maluku menegaskan stok Bahan Bakar Minyak (BBM) di terminal bahan bakar Kota Sorong, Papua Barat masih aman. Pasokan dipastikan dapat bertahan 4 hingga 5 hari ke depan.

Sesuai jadwal, kapal pengangkut BBM akan bongkar muatan pada hari ini, Senin (8/11). Selain itu, kapal tanker pengangkut BBM dari Fuel Terminal Integrated Wayame akan melakukan bongkar muatan di Sorong, pada 9 November 2021.

Area Manager Communication Relations and CSR Pertamina Patra Niaga Sub Holding Commercial and Trading Regional Papua Maluku Edi Mangun meminta masyarakat Kota Sorong dan sekitarnya agar jangan mempercayai informasi terkait terjadinya kelangkaan BBM.

Pasalnya, informasi tersebut dapat membuat panik dan menyebabkan antrean mengular di depan Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU).

Kondisi itu dapat dimanfaatkan oleh oknum yang tidak bertanggung jawab dengan menjual BBM Pertalite dengan harga yang jauh di atas harga kewajaran.

“Menyikapi informasi yang beredar tentang kelangkaan BBM, dengan ini kami nyatakan itu merupakan berita bohong dan masyarakat telah termakan berita yang tidak dapat dipertanggungjawabkan sehingga berbondong-bondong mengantre BBM,” ujar Edi dalam keterangan yang dikutip dari Antara.

Hal ini, sambungnya, terbukti oleh penangkapan yang dilakukan oleh pihak Polresta Sorong terhadap oknum yang membeli BBM di SPBU dan kemudian menjual BBM dengan harga sangat mahal.

Sebelumnya, harga BBM jenis Pertalite dilaporkan tembus Rp50 ribu per liter di Sorong, Papua Barat. Kenaikan terjadi di tingkat pengecer menyusul isu kelangkaan BBM di SPBU sejak Jumat (5/11).

Sumber asli: cnnindonesia.com

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here