Petambang Kecil Mendadak Jadi Milyader Setelah Temukan Batu Mulia Langka

0
32

Tanzania – Keberuntungan dan keajaiban tengah dirasakan oleh seorang penambang kecil di Tanzania, Afrika Timur. Pasalnya, hanya dalam waktu semalam ia berhasil menemukan batu mulia Tanzanite. Tentunya hal ini membuatnya menjadi seorang miliarder dadakan.

Sang penambang, Saninu Laizer, mendapatkan USD3,4 juta atau setara dengan Rp47.6 miliar dari Kementrian Pertambangan Tanzania atas temuan batu permata tersebut. Batu Tanzanite yang memiliki berat 15 kilogram itu hanya ditemukan di daerah Tanzania Utara dan biasa digunakan untuk membuat ornamen atau aksesori.

“Besok akan ada pesta besar,” kata Laizer kepada wartawan yang meliputnya.

Tanzanite adalah salah satu batu permata paling langka di bumi. Seorang ahli geologi setempat memperkirakan pasokannya mungkin habis dalam 20 tahun ke depan. Daya tarik batu mulia terletak pada ragam warnanya yakni hijau, merah, ungu, dan biru. Nilainya ditentukan berdasarkan kelangkaan. Semakin halus warna atau kejernihannya, semakin tinggi harganya. Dua batu mulia tersebut masing-masing memiliki berat 9,2 kg dan 5,8 kg.

Presiden John Magufuli menelepon Laizer dan mengucapkan selamat atass temuannya. Sang presiden berterima kasih karena Laizer sudah membuktikan bahwa Tanzania adalah negara kaya.

Sebelumnya pada 2017, Presiden Magufuli memerintahkan militer untuk membangun tembok sepanjang 24 km (14 mil) di sekitar lokasi penambangan Merelani di Manyara, yang diyakini sebagai satu-satunya sumber Tanzanite di dunia. Setahun kemudian, pemerintah melaporkan peningkatan pendapatan di sektor pertambangan dan menghubungkan kenaikan itu dengan pembangunan tembok tersebut.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here