Polisi Dalami Dugaan Orang Terdekat sebagai Pelaku Pembunuhan Ibu dan Anak di Subang

0
12

Polisi mengembangkan penyelidikan dengan mendalami dugaan pelaku pembunuhan terhadap ibu dan anak, Tuti Suhartini (55) dan Amelia Mustika Ratu (23), orang terdekat korban. Namun polisi belum mengambil kesimpulan apapun terkait dugaan itu.

“Ini (dugaan pelaku diduga orang terdekat korban) belum kita bisa sampaikan ya. Ini (dugaan itu) masih didalami dan dikembangkan oleh penyidik. Mohon doanya saja,” kata Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol Erdi Adrimulan Chaniago, Kamis (9/9/2021).

Kombes Pol Erdi menyatakan, sejauh ini perkembangan penyelidikan kasus pembunuhan terhadap Tuti dan Amelia di Kampung Ciseuti, Desa/Kecamatan Jalancagak, Kabupaten Subang pada Rabu 18 Agustus 2021 lalu, penyidik masih menganalisis hasil penelitian laboratorium forensik (labfor) terhadap beberapa barang bukti yang ditemukan di lokasi kejadian.

“Saya akan menjelaskan hasil laboratorium forensik sudah diterima oleh penyidik, nah saat ini sedang dilakukan pengembangan analisis,” ujar Kombes Pol Erdi. 

Penyidik dari Polres Subang, tutur Kabid HUmas, memanggil beberapa saksi, tapi tidak semua dari 15 saksi yang terdahulu yang diperiksa. Mereka akan dimintai keterangan terkait hasil pengembangan laboratorium forensik dan data pendukung.

“Untuk yang sekarang ini kami ada pengerucutan. Beberapa saksi yang akan kami mintai keterangan. Mungkin ada beberapa (saksi) lagi yang terkait dengan hasil laboratorium forensik,” tutur Kabid Humas.

Kombes Pol Erdi mengatakan, sampai sejauh ini, belum ada kesimpulan tentang siapa pelaku pembunuhan keji terhadap almarhumah Tuti dan Amelia. “Tunggu aja ya dari penyidik. Nanti dalam waktu dekat Insya Allah akan kita ungkap semuanya terutama yang melakukan kejahatan,” ucap Kombes Pol Erdi.

Diberitakan sebelumnya, kasus pembunuhan ibu dan anak, Tuti Suhartini (55) dan Amelia Mustika Ratu (23) yang telah hampir satu bulan belum terungkap, membuat Yoris, anak pertama almarhumah Tuti, geram. Dia berharap pelaku pembunuhan keji itu tertangkap dan dijatuhi hukuman setimpal.

Bukan hanya Yoris dan anggota keluarga  Yosep Hidayah yang merasa geram dan resah dengan belum terungkapnya kasus ini. Masyarakat Desa/Kecamatan Jalancagak, Subang, merasakan hal sama. Mereka geram dan sedih, sekaligus berharap polisi segera menangkap pelaku pembunuhan keji itu.

Namun, tak banyak hal yang bisa dilakukan masyarakat selain mendoakan agar Satreskrim Polres Subang mampu mengungkap kasus pembunuhan yang terjadi pada Rabu 18 Agustus 2021 itu. Warga pun menggelar acara doa bersama dan istigasah di dekat tempat kejadian perkara (TKP) pada Kamis (9/9/2021) malam.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here