Polisi Tetapkan Enam Tersangka Kasus Pinjol Ilegal di Jakbar

0
95

Satreskrim Polres Metro Jakarta Pusat telah menetapkan enam tersangka dalam kasus pinjaman online (pinjol) ilegal yang berlokasi di Jakarta Barat.

Saat ini polisi masih memburu pemilik perusahaan pinjol ilegal ini. Wakapolres Metro Jakarta Pusat AKBP Setyo Koes Heriyatno mengatakan, diduga pemilik pinjol ilegal ini merupakan warga negara asing (WNA)

“Ini masih diduga bahwa pemilik pinjol ini adalah WNA itu berdasarkan alat bukti yang kita temukan,” kata Setyo di Mapolres Metro Jakarta Pusat, Selasa (19/10).

Sementara itu, Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Pusat Kompol Wisnu Wardana mengatakan, dugaan ini didapat dari percakapan grup pengurus pinjol.

“Untuk dugaan ke WNA karena ditemukan bukti percakapan di grup pengurus pinjol ini ada bahasa asing kemudian ada translator. Nah makanya kami akan kembangkan untuk ke depannya,” kata Wisnu.

Para tersangka dijerat dengan UU ITE. Mereka terancam hukuman penjara paling lama 6 tahun penjara.

Belakangan ini, Polisi tengah gencar melakukan penindakan hukum terhadap perusahaan pinjol ilegal yang telah banyak menelan korban.

Sejumlah lokasi yang ada di sekitar kawasan DKI Jakarta, DI Yogyakarta, hingga Pontianak, Kalimantan Barat digerebek polisi karena dipakai sebagai oleh perusahaan pinjol ilegal.

Sebelumnya, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prasetyo juga meminta jajarannya untuk tegas menyikapi pinjol ilegal yang meresahkan masyarakat.

Merespons banyaknya penyalahgunaan dan penyimpangan di ruang digital pinjol. Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) tengah melakukan moratorium penerbitan izin perusahaan financial technology (fintech) pinjol.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here