Puluhan Warga Luka, ini Penyebab Bentrok Hebat di Pancoran

0
234

Bentrokan terjadi di Jalan Raya Pasar Minggu, Pancoran, Jakarta Selatan, dalam peristiwa ini belum diketahui dua kelompok massa yang terlibat bentrok di Jalan Raya Pasar Minggu, Pancoran, Jakarta Selatan, Rabu Malam 17 Maret 2021

Kapolres Metro Jakarta Selatan, Kombes Pol Azis Andriansyah membenarkan adanya peristiwa bentrokan tersebut.

“Semalam terjadi bentrok. Ini sebenarnya sengketa yang sudah beberapa waktu lalu terjadi. “ujar Azis kepada wartawan, Kamis, 18 Maret 2021

Pasca kejadian itu, Polres Metro Jakarta Selatan mempertemukan pihak-pihak yang terlibat dalam tawuran. Akibat tawuran ini diketahui jalan raya Pancoran sempat ditutup.

Pasalnya, tawuran terjadi hingga ke jalan raya. Akibatnya, arus lalu lintas terhambat. Kendaraan baik roda dua dan roda empat tidak bisa melintas disana. Massa yang bentrok tumpah ke jalan raya.”Kami lakukan mediasi,” kata Azis.

Berdasar data yang dihimpun, tawuran diduga akibat sengketa tanah PAUD antara warga Pancoran Gang Buntu II dengan pihak PT Pertamina. Sebelum tawuran pecah, bahkan kedua belah pihak sempat dimediasi. Di mana mediasi dilakukan Rabu siang. Sayangnya, pada malam hari tawuran pecah.

“Ini sebenarnya sengketa yang sudah beberapa waktu lalu terjadi, sebenarnya telah dilakukan upaya-upaya mediasi kedua belah pihak sama-sama menjaga situasi kamtibmas. Pada malam kemarin bukan pihak-pihak yang bersengketa (yang tawuran) namun ada pihak-pihak luar yang menunggangi masing-masing kelompok,” katanya.

Video yang beredar di media sosial, salah satu akun yang mengunggahnya adalah @infotubirjakarta1 salah satu kelompok sempat beberapa kali melemparkan bom molotov.

Perwakilan solidaritas forum pancoran bersatu, Leon Alvinda Putra mengatakan dalam bentrokan tersebut mengakibatkan puluhan korban yang mengalami luka berat.

“Korbannya udah puluhan, sekarang yang terdata sudah 20. Banyak yang luka berat, kepala bocor, kaki sobek. Banyak yang dibawa ke rumah sakit,” ungkap Leon ketika dikonfirmasi

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here