Saingi Space-X, Amazon Kembali Luncurkan Satelit Internet

0
57

Persaingan bisnis luar angkasa semakin sengit. Kini Amazon berencana meluncurkan satelit internet pada kuartal keempat tahun 2021. Ini merupakan bagian program Project Kuiper demi membangun 3.236 jaringan satelit di orbit rendah bumi.

Dengan begitu, perusahaan milik milarder Jeff Bezos ini sudah bisa menyediakan internet berkecepatan tinggi di dunia. Tak main-main, Amazon menginvestasikan lebih dari senilai US$ 10 miliar untuk membangun jaringan internet tersebut.

Amazon telah mengajukan permohonan peluncuran dua satelit prototipe pertama kepada Komisi Komunikasi Federal (FCC). Dua satelit yang akan diluncurkan oleh Amazon yaitu KuiperSat-1 dan KuiperSat-2 dengan ABL Space pada roket RS1.
“Kami akan segera siap untuk melihat bagaimana kinerja (satelit) ini di luar angkasa,” kata Rajeev Badyal, Wakil Presiden bidang Teknologi Amazon, seperti dikutip oleh Reuters, Selasa (2/11).
Ia mengungkapkan, tidak ada satelit pengganti untuk pengujian tersebut. Namun ia berharap Amazon akan lebih banyak belajar seiring kompleksitas dan risiko peluncuran di tengah kondisi lingkungan yang menantang.
Layanan awal dari Kuiper akan dimulai setelah Amazon memiliki 578 satelit di orbit. Bahkan, perusahaan tersebut juga menggandeng Verizon, raksasa telekomunikasi di bidang internet satelit berkecepatan tinggi.

Tim Project Kuiper telah berkembang dengan mantap di Amazon, yang kini memiliki lebih dari 750 orang yang diperkirakan akan dipekerjakan pada tahun depan.
Kuiper ini akan bersaing dengan jaringan Starlink SpaceX milik milarder lainnya Elon Musk. Sebelumnya Musk dan Bezos memang bersitegang soal bisnis luar angkasa ini. Keduanya sedang berperkara di hadapan hukum soal misi ke bulan NASA dan internet Satelit.
Amazon meminta Federal Communications Commission menolak amendemen terbaru dari SpaceX untuk jaringan Starlink.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here