Salju Turun di Arab Saudi, Warga Berbondong-bondong ke Kota Tabuk

0
390

Warga dan pengunjung mulai berbondong-bondong ke Kota Tabuk, di bagian barat laut Arab Saudi, untuk melihat salju yang mulai turun, Kamis (18/2/2021) dini hari. Jumlah pengunjung diperkirakan akan bertambah selama akhir pekan.

Terakhir kali, Arab Saudi mengalami hujan salju pada 2018, di mana penduduk setempat dan turis bersenang-senang dengan kereta luncur dan bola salju. Namun, hujan salju yang mulai turun di Tabuk diperkirakan dapat bersamaan dengan munculnya badai.

Pihak berwenang Arab Saudi telah mengeluarkan peringatan cuaca untuk beberapa wilayah di seluruh lingkup kerajaan untuk akhir pekan ini. Penduduk diperingatkan bahwa beberapa wilayah tampaknya akan mengalami badai petir hebat.

Pertahanan sipil kerajaan juga memperingatkan badai petir diiringi kondisi cuaca ekstrem yang akan melanda Ibu Kota Riyadh, Makkah, Madinah, Provinsi Timur, Qassim, Tabuk, Salam, Provinsi Perbatasan Utara, Asir, al-Baha, Jazan, Najran dan Jawf.

Mengutip Alarabiyah yang melaporkan dari Pegunungan Alqan di wilayah Tabuk, Kamis ini, beberapa penduduk kota serta pengunjung yang berkendara datang jauh-jauh dari Uni Emirat Arab (UEA) untuk memotret hujan salju.

“Kami berkendara jauh-jauh dari UEA, kami telah mendirikan kemah dan memperkirakan lebih banyak orang akan datang, untuk melihat salju turun di gunung,” kata seorang fotografer yang berkunjung.

Selain di wilayah Arab Saudi, padang pasir terbesar di dunia, Gurun Sahara, juga mulai diselimuti salju dengan suhu di bawah titik beku hingga minus 2 derajat Celsius pada Januari. Salju juga turun di dekat kota gurun Ain Sefra, di Aljazair.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here