Beranda Regional Satu Keluarga Ditemukan Tewas Membusuk di Dalam Rumah

Satu Keluarga Ditemukan Tewas Membusuk di Dalam Rumah

0
Satu Keluarga Ditemukan Tewas Membusuk di Dalam Rumah
Petugas memasang garis polisi gudang pupuk oplosan di jalur pantura Dampyak, Tegal, Jateng, Selasa (17/2). Polres Tegal dan Kodim 0712 Tegal menggrebek kembali gudang pupuk oplosan dengan mengamankan pemilik gudang dan ratusan karung berisi pupuk oplosan. ANTARA FOTO/Oky Lukmansyah/Rei/nz/15.

Warga Baki Sukoharjo digegerkan dengan penemuan satu keluarga asal Dukuh Slemben RT 01/RW 5, Desa Duwet, Kecamatan Baki, Sukoharjo yang tewas mengenaskan, Jumat (21/08) malam.

Seorang pengusaha rental mobil di Baki, Sukoharjo, bernama Suranto tewas Bersama istri dan kedua anaknya di dalam rumahnya. Warga menemukan keempat jenazah tersebut dalam keadaan mulai membusuk.

Data di lapangan, penemuan mayat sekeluarga itu bermula ketika ada warga yang mencium bau busuk dari rumah korban.

“Semalam ada yang mencium bau busuk dan melaporkan ke warga lainnya,” kata Suratno, Ketua Rukun Warga setempat, Sabtu 22 Agustus 2020.

Bau busuk itu kemudian menuntun kecurigaan dan akhirnya mendobrak pintu dan menemukan keempatnya dalam kondisi mengenaskan.

Mereka kaget saat melihat tetangganya itu ternyata telah tewas. Kondisinya sudah mulai membusuk. “Tubuhnya sudah bengkak,” katanya. Suratno lantas melaporkan temuannya itu ke Polsek Baki. “Warga saya larang memasuki rumah sebelum polisi datang,” katanya.

Menurut Suratno, warga tidak melihat hal-hal yang mencurigakan di rumah itu sebelumnya. Keluarga korban masih terlihat beraktivitas pada Rabu lalu. “Istrinya masih sempat ikut senam,” katanya.

Suratno mengaku sempat ikut masuk saat polisi mengevakuasi empat mayat tersebut. Menurut dia, kondisi rumah terlihat masih rapi. “Barang-barang di rumah seperti televisi juga masih ada,” katanya.

Hanya saja, mobil milik korban tidak terlihat di garasi rumahnya. “Kami tidak tahu mobilnya disewa atau diambil perampok,” katanya. Selama ini, korban dikenal memiliki mata pencaharian dengan berbisnis persewaan mobil.

Kapolres AKBP Bambang Yugo Pamungkas langsung terjun melakukan evakuasi dan olah tempat kejadian perkara (TKP).

Ditemui awak media di lokasi kejadian, Yugo mengaku polisi masih akan mengidentifikasi kematian empat keluarga tersebut.

“Kami tadi melakukan olah TKP. Saat ini masih proses identifikasi,” kata Bambang Yugo.

Saat ditanya mengenai motif dan total korban, kapolres juga mengatakan hal yang sama.

“Mohon doanya saja semoga kasus ini cepat terungkap,” paparnya. 

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini