Segera Pensiun dari YouTube, Jovial dan Andovi Da Lopez Sempat Ditahan Petinggi Google

0
51

Juni ini menjadi bulan terakhir untuk Jovial Da Lopez dan Andovi Da Lopez menjadi YouTuber. Keduanya telah dikenal luas sebagai content creator di balik kanal YouTube SkinnyIndonesian24 dan akan mengakhiri kiprahnya di tahun ke-10.

Seperti diketahui, kakak beradik Da Lopez ini telah membangun saluran YouTube mereka sejak aplikasi tersebut belum seramai sekarang. Namun yang mengejutkan mereka berdua memilih untuk pensiun dari YouTube setelah 10 tahun berkarya.

Kepada Daniel Mananta, mereka berdua mengungkapkan rencananya untuk keluar dari YouTube sempat ditentang oleh pihak Google. Bahkan keduanya pernah memberitahu Google dan YouTube bahwa ada yang salah dengan sistem perusahaan tersebut.

“Banyak orang nggak tahu gue juga ngomong sama petinggi-petinggi Google, kita juga ngomong sama orang yang punya kekuasaan, punya kekuatan and people who can change the policies (yang bisa mengubah kebijakan). If they keep going down this road… (jika mereka tetap berada di jalur ini) gimana ya,” kata Andovi di “Daniel Tetangga Kamu” di YouTube pada Selasa (22/6).

Menurut Andovi, YouTube dan Google sebagai perusahaan besar tetaplah memikirkan provit. Dan jika konten di dalamnya terus diisi hal yang tidak mendidik seperti sekarang ini maka mereka telah salah melangkah. Ia berpendapat bahwa jika orang selalu memikirkan keuntungan maka mereka dapat tersesat dan menyesatkan pihak lain.

Sementara baik Jovial dan Andovi ingin selalu memberikan konten yang dibutuhkan masyarakat alih-alih sekadar menghibur. Namun perjuangan itu diakui mereka melelahkan karena pada akhirnya konten yang dibutuhkan akan kalah dengan kesukaan publik. Sebagai contoh adalah vlog artis yang pamer kekayaan.

“Lu kira orang yang ngelarang kita quit YouTube siapa? Google. Dan bukan Google Indonesia, Google luar negeri. Nelfon kayak, ‘Are you guys sure this is the right decision? What can we do for you guys not to leave?’ digituin,” ungkap Andovi.

Selanjutnya Andovi mengatakan banyak content creator dari generasinya yang ingin keluar dari YouTube. Baginya, hal itu menunjukkan bahwa ada sesuatu yang salah dengan YouTube. Andovi kemudian mengatakan bahwa dirinya tidak membutuhkan YouTube untuk jadi sukses.

Don’t get me wrong, we know that YouTube has given us almost everything in live (jangan salah paham, kami tahu YouTube sudah memberikan hampir semuanya dalam hidup). Gue nggak bilang gak bersyukur, sangat bersyukur lah. Tapi kalo gue sama Kak Jo dikotak-kotakkan ‘lu butuh YouTube untuk survive‘ that is so wrong (itu salah),” pungkas Andovi.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here