Sempat Dinilai Nyinyir, Megawati Buka Demo Memasak Tanpa Minyak Goreng

    0
    38

    Theindopost.com- Megawati Soekarno Putri sempat menuai sorotan banyak pihak mengenai pernyatannya tentang protes kalangan ibu-ibu soal kelangkaan minyak goreng pada beberapa waktu lalu.

    Perkataan Mega yang mempertanyakan apakah ibu-ibu di Indonesia hanya memasak dengan menggoreng dianggap nyinyir sehingga mendapatkan kritik serta sindiran dari netizen di media sosial.

    Meskipun begitu, Ketua Umum PDIP tersebut bersama jajarannya akan menggelar demo acara memasak tanpa minyak goreng. Dilangsungkan di Sekolah Partai PDI Perjuangan di Lenteng Agung, Jakarta Selatan pada Senin (28/3/2022) siang ini, acara tersebut turut mengundang sosok chef terkenal yang akan memperlihatkan cara memasak kukus dan rebus.

    Demo memasak tanpa minyak goreng ini akan dilakukan di Sekolah Partai PDIP di Lenteng Agung Jakarta pada Senin siang, pukul 13.30 WIB.

    “Saksikan Demo Memasak Tanpa Minyak Goreng, Senin, 28 Maret 2022. Ketua Umum PDI Perjuangan Ibu Megawati Soekarnoputri akan memberikan arahan. Disiarkan langsung dari Sekolah Partai PDI Perjuangan, mulai pukul 13.30 WIB, di YouTube serta Facebook fan page PDI Perjuangan,” tulis akun Twitter resmi @PDI_Perjuangan, Minggu (27/3/2022).

    Dalam acara tersebut, PDIP menyatakan akan banyak informasi mengenai sumber pangan pendamping beras, yang mudah ditanam serta diolah, dan memiliki nilai gizi sepadan.

    Selain dihadiri Megawati, acara demo memasak tanpa minyak goreng ini juga akan dihadiri oleh Sekjen DPP PDIP Hasto Kristiyanto, Ketua DPP PDIP Wisyanto Sukamdani, Wakil Wali Kota Semarang Hevearita G Rahayu, Kepala BKKBN Hasto Wardoyo, Chef Hendry dan kader PDIP Tina Toon sebagai MC.

    Sebelumnya, pernyataan Megawati soal minyak goreng menuai sorotan. Dalam acara diskusi virtual yang ditayangkan melalui YouTube pada Jumat (18/3/2022), elite PDI Perjuangan (PDIP) yang identik dengan kesan partai wong cilik itu mengaku dirinya sampai mengelus dada melihat antrean minyak goreng yang terjadi di sejumlah tempat.

    “Sekarang kita lihat soal hebohnya urusan minyak goreng. Saya sampai ngelus dodo. Bukan masalah enggak ada atau mahalnya harga minyak goreng. Saya sampai mikir, jadi tiap hari apakah ibu-ibu itu hanya menggoreng? Sampai sebegitu rebutannya,” kata Megawati seperti dikutip Bisnis, Sabtu (19/3/2022). 

    Selanjutnya, dia mempertanyakan apakah tidak ada alternatif lain dalam memenuhi kebutuhan dapur rumah tangga selain menggoreng. 

    “Apakah tidak ada cara lain seperti misalnya merebus? Mengukus? Atau seperti merusak? Itu menu Indonesia lo,” ujarnya.

    Pernyataan Megawati tersebut disampaikan di tengah mahalnya harga minyak goreng menjelang memasuki bulan Ramadan 2022.

    LEAVE A REPLY

    Please enter your comment!
    Please enter your name here