Video Patahkan Gitar Dikecam Netizen, Ini Penjelasan Satpol PP Pontianak

0
150

Video aksi personel Satpol PP Kota Pontianak mematahkan gitar ukulele milik pengamen yang terjaring razia, viral di media sosial. Aksi tersebut menuai kritik oleh netizen dan para musisi.

Kepala Satpol PP Kota Pontianak, Syarifah Adriana, mengklarifikasi video tersebut. Ia mengatakan, bahwa ukulele tersebut merupakan barang bukti yang diamankan sejak dua tahun lalu.

Adriana mengatakan, dalam Peraturan Daerah nomor 11 tahun 2019 memaparkan, bahwa jika barang bukti tidak diambil selama dua tahun, atau tidak jelas kepemilikannya, dapat dimusnahkan.

Masalah berita yang beredar bahwa Satpol PP Kota Pontianak merusak ukulele pengamen yang terjaring, berita ini tidak benar. Yang benar adalah Satpol PP Pontianak memusnahkan ukulele yang sudah dua tahun tidak diambil dan tidak jelas kepemilikannya,” kata Adriana kepada awak media, Senin, 7 Juni 2021.

Ia mengatakan, Satpol PP Kota Pontianak kerap kali melakukan penertiban atau penjaringan pengamen yang berada di simpang jalan atau traffic, yang mengganggu ketertiban umum.

“Akhir-akhir ini memang marak sekali pengamen di simpang jalan, bahkan mereka membuat pengguna jalan resah. Bahkan mereka memaksa pengendara untuk memberi uang. Maka dari itu, kami dari Satpol PP Kota Pontianak, dalam hal ini melakukan penertiban,” terangnya.

Hingga saat ini masih ada 20 ukulele yang diamankan di kantor Satpol PP Kota Pontianak. Bagi pengamen yang telah selesai melakukan pembinaan, kata dia, dapat mengambil barang bukti tersebut dengan membawa surat pernyataan tidak mengulangi pelanggaran tersebut.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here