WHO Konfirmasi Adanya Deltacron, Rekombinasi Delta dan Omicron yang Telah Menyebar di Eropa

0
89
Virus variant, coronavirus, spike protein. Omicron. Covid-19 seen under the microscope. SARS-CoV-2, 3d rendering

Theindopost.com- Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) telah mengonfirmasi adanya hibrida atau kombinasi varian Delta dan Omicron yang dijuluki Deltacron.

Hal ini disampaikan oleh WHO dalam konferensi persnya pada Rabu (10/3/2022).

Pimpinan teknis Covid-19 Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) Maria Van Kerkhove mengatakan, konfirmasi adanya hibrida atau rekombinan varian Delta dan Omicron ini berdasarkan laporan dari para ilmuwan.

Maria mengatakan bahwa meskipun tingkat deteksinya masih sangat rendah, saat ini di banyak negara sedang mengawasi lebih lanjut terkait hibrida virus SARS-CoV-2 penyebab Covid-19, tepatnya rekombinan antara varian Delta dan Omicron.

Melansir Health (11/3/2022), sebuah organisasi ilmuwan di seluruh dunia yang berbagi data virus juga telah mengonfirmasi kemunculan Deltacron ini dan telah menyebar di sejumlah negara Eropa.

Hal ini juga telah dimuat di laman resmi Global Initiative on Sharing All Influenza Data (GISAID).

GISAID menegaskan, berdasarkan data yang dihimpun dan dilaporkan oleh Institut Pasteur Prancis, menjadi bukti yang cukup kuat untuk virus rekombinan antara Delta dan Omicron, dan diperkirakan sudah beredar sejak awal Januari 2022.

Adapun, sejumlah negara yang diketahui telah mendeteksi kemunculan Deltacron ini adalah Prancis, Denmark, dan Belanda.

Selain itu, Jerman dan Amerika Serikat juga melaporkan penemuan rekombinan virus yang serupa.

Maria pun telah menegaskan hal ini melalui akun Twitter resminya, mengenai kemungkinan tentang rekombinan dari virus corona SARS-CoV-2 yang menjadi awal mula penyebab pandemi Covid-19 sejak 2 tahun lalu ini.

“Ini sudah bisa diduga, apalagi dengan sirkulasi (varian) Omicron dan Delta yang intens ini,” kata dia.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here