Yakin Mau Nikah Muda?

0
511

Tren nikah muda sedang menjadi topik perbincangan yang paling sering dibahas dalam kehidupan sosial masyarakat Indonesia. Apa sih yang dimaksud dengan nikah muda? Nikah muda adalah pernikahan yang dilakukan oleh sepasang kekasih di usia muda. Usia menikah pasangan muda biasanya memiliki rentang usia 18-25 tahun.

Pasangan muda yang memutuskan untuk nikah muda cenderung memiliki gambaran pernikahan yang harmonis dan membahagiakan kelak. Namun, pada kenyataannya banyak pasangan muda yang belum mengetahui bahwa dalam pernikahan membutuhkan penyesuaian terhadap peran dan tugas bagi pasangan yang baru menikah yang sering menimbulkan masalah. Menurut Hurlock, salah satu penyebab sulitnya menjalankan tugas baru pada pasangan muda tersebut adalah kesiapan diri pada diri masing-masing pasangan. Sebelum kamu dan pasangan akhirnya memutuskan untuk nikah muda, yuk cek dulu apakah kesiapan menikah kamu sudah memenuhi delapan faktor kesiapan menikah berikut ini:

Kesiapan Emosi

Kesiapan emosi terdiri dari kesiapan secara psikologis pasangan yang akan menikah. Kamu dan pasangan harus mampu mengendalikan emosi masing-masing untuk dapat memahami dan menerima karakteristik pribadi pasangan. Selain itu kesiapan berkomitmen jangka panjang, kesiapan menghadapi dan memecahkan masalah, kedewasaan, kesiapan menerima kekurangan pasangan, dan kesiapan mencintai dalam jangka panjang merupakan bagian dari faktor kesiapan emosi yang harus dimiliki kamu dan pasangan sebelum memutuskan menikah.

Faktor kesiapan emosi lebih penting dimiliki oleh perempuan, karena berhubungan dengan tugas istri yang lebih banyak berada pada rumah tangga seperti mendampingi suami dan mengasuh anak.

Kesiapan Sosial

Menikah adalah awal mula dua orang individu yang mencoba membangun kehidupan baru. Ketika kamu dan pasanganmu sudah memutuskan untuk menikah, masing-masing dari kalian harus siap untuk beradaptasi dengan lingkungan baru, seperti lingkungan keluarga, pertemanan, pekerjaan pasangan. Kalian diharapkan dapat membangun hubungan sosial yang baik dengan lingkungan baru tersebut. Selain itu, setelah memutuskan untuk menikah, tanggung jawab yang biasa dilakukan oleh orangtua harus dilakukan secara mandiri oleh kamu dan pasangan. Kamu dan pasanganmu juga harus siap untuk hidup mandiri.

Kesiapan Peran

Menikah di usia muda bisa jadi kamu dan pasangan memang belum cukup matang dalam mempersiapkan peran masing-masing. Faktor kesiapan peran menjadi sangat penting untuk kamu dan pasangan yang memutuskan untuk menikah. Kamu dan pasangan harus memiliki pengetahuan yang cukup mengenai pernikahan dan peran sebagai orangtua. Untuk itu, sebelum memutuskan untuk menikah, kamu dan pasangan diharapkan meluangkan waktu mencari pengetahuan mengenai pernikahan supaya memiliki gambaran yang lebih luas dalam merencanakan masa depan pernikahan kalian, dan kalian menjadi pasangan yang bertanggung jawab dengan hubungan pernikahan.

Kesiapan Finansial

Bagi sebagian pasangan, kesiapan finansial menjadi persiapan yang sangat penting sebelum memutuskan menikah. Pasangan yang memutuskan menikah muda sudah harus memiliki kesiapan tabungan dan pekerjaan yang tetap untuk dapat menunjang perekonomian keluarga kelak. Tidak hanya laki-laki, bagi kamu perempuan, memiliki pekerjaan ketika setelah menikah sebenarnya sangat dibutuhkan untuk membantu suami meningkatkan pendapatan keluarga. Banyak kasus perceraian di Indonesia terjadi salah satunya karena perkenomian keluarga yang tidak stabil. Untuk itu, sebelum memutuskan menikah muda, kamu dan pasangan pun harus memikirkan kesiapan finansial bagi kelangsungan keluarga baru kalian kelak.

Kesiapan Spiritual

Kesiapan spiritual lebih penting dipersiapkan oleh laki-laki. Hal ini karena seorang suami adalah imam dan pemimpin keluarga. Kesiapan spiritual juga penting dipersiapkan oleh perempuan, karena perempuan berperan sebagai Ibu memiliki ikatan biologis yang lebih erat dengan anak-anaknya.

Kesiapan Seksual

Kesiapan seksual yang sehat sama pentingnya dibutuhkan oleh laki-laki dan perempuan sebelum memutuskan untuk menikah. Hal ini terkait dengan tujuan pernikahan yaitu memiliki keturunan. Mereka yang kondisi fisiknya kurang sehat atau memiliki riwayat kesehatan degeneratif seperti diabetes mellitus, hendaknya lebih mempersiapkan kesehatan diri misalnya dengan menjalankan pola hidup sehat. Menurut penelitian yang dilakukan Sari dan Sunarti Kesiapan seksual lebih penting di-persiapkan oleh perempuan. perubahan fisik janin yang begitu cepat selama masa kandungan membutuhkan keterampilan ibu yang mengandung untuk menjaga kesehatan dengan mengontrol kondisi organ reproduksi dan mengatur kecukupan asupan gizi ketika hamil sehingga kesehatan ibu dan janin bisa terjaga dengan baik.

Kesiapan Usia

Kesiapan menikah diasumsikan akan lebih dipikirkan oleh usia dewasa, karena secara psikologis menurut Erik Erikson (1963) menikah merupakan salah satu tugas perkembangan masa dewasa. Usia dewasa akan lebih memikirkan dan mencari informasi mengenai kesiapan menikah dibanding usia remaja. Selain itu, di usia dewasa, biasanya seseorang lebih dewasa dalam mengambil keputusan dan mengontrol dirinya dalam memecahkan sebuah masalah.

Kemampuan Komunikasi

Dalam kehidupan pernikahan, seseorang yang tadinya hanya menghadapi dirinya sendiri, kini dituntut hidup secara berdampingan dengan pasangannya seumur hidup sesuai dengan janji pernikahan yang telah diucapkan. Untuk dapat menciptakan hubungan pernikahan yang harmonis, pasangan suami-istri harus memiliki kemampuan komunikasi yang baik agar kelak dapat menghindari pertengkaran yang diakibatkan oleh kesalahpahaman satu dengan lain mengenai hal-hal yang berkaitan dengan rumah tangga.

Pada akhirnya menikah muda harus dipahami sebagai keputusan yang harus dipertimbangkan secara matang dan bukan hanya karena dianggap sedang tren saja. Setelah membaca ke-8 faktor kesiapan menikah di atas, yakin mau nikah muda?

Sari, F., & Sunarti, E. (2013). Kesiapan Menikah Pada Dewasa Muda dan Pengaruhnya Terhadap Usia Menikah. Jurnal Ilmu Keluarga & Konseling , 143-153.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here